Forsan Salaf

Beranda » Artikel » Di Balik Pemujaan Wahabi

Di Balik Pemujaan Wahabi

Islam sama sekali tak bisa dilepaskan dari sosok Baginda Nabi SAW. Beliau adalah insan yang menerima wahyu dari Allah SWT untuk memberikan pencerahan kepada umat manusia dengan agama yang sempurna ini. Tiada sosok yang patut diagungkan di muka bumi melebihi Baginda Nabi SAW. Segenap keindahan fisik dan budi pekerti terdapat dalam figur Baginda Rasulullah SAW. Mencintai Baginda Nabi SAW adalah bagian dari mencintai Allah SWT. Beliau bersaba:

مَنْ أَحَبَّنِي فَقَدْ أَحَبَّ اللهَ وَمَنْ أَطَاعَنِي فَقَدْ أَطاَعَ اللهَ

“Barangsiapa mencintaiku, maka ia benar-benar telah mencintai Allah SWT. Barangsiapa menaatiku, maka ia benar-benar telah taat kepada Allah SWT.”

Cinta haruslah disertai dengan penghormatan dan pengagungan. Oleh sebab itu Allah SWT memerintahkan manusia agar mengagungkan sosok Baginda Nabi SAW. Allah SWT berfirman:

إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا (8) لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ

“Sesungguhnya kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan,  supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya dan mengagungkan Rasul-Nya.”

Cinta para sahabat kepada Baginda Rasul SAW adalah cinta yang patut diteladani. Dalam hadits-hadits disebutkan bagaimana para sahabat saling berebut bekas air wudhu Baginda Nabi SAW. Meski hanya tetesan air, namun air itu telah menyentuh jasad makhluk yang paling dekat dengan Sang Pencipta. Karena itulah mereka begitu memuliakannya dan mengharap berkah yang terpendam di dalamnya. Ketika Baginda Nabi SAW mencukur rambut, para sahabat senantiasa mengerumuni beliau. Mereka ingin mendapatkan potongan rambut beliau meski sehelai. Dengan rambut itu mereka hendak mengenang dan mengharap berkah Nabi SAW. Demikianlah rasa cinta para sahabat kepada Baginda Nabi SAW.

Primitif

Apa yang berlaku saat ini di Bumi Haramain adalah sesuatu yang bertolak belakang dengan kaidah cinta. Di sana orang-orang Wahabi mengaku mencintai Baginda Nabi SAW, akan tetapi mereka sama sekali tidak menghormati beliau SAW. Mereka bahkan melecehkan beliau dan melakukan perbuatan yang teramat tidak pantas kepada sosok sebesar beliau. Bayangkan saja, rumah yang ditempati beliau selama 28 tahun, yang semestinya dimuliakan, mereka ratakan dengan tanah kemudian mereka bangun di atasnya toilet umum. Sungguh keterlaluan!

Fakta ini belakangan terkuak lewat video wawancara yang tersebar di Youtube. Adalah Dr. Sami bin Muhsin Angawi, seorang ahli purbakala, yang mengungkapkan fakta itu. Dalam video berdurasi 8:23 menit itu, ia mengungkapkan bahwa ia telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun untuk mencari situs rumah Baginda Nabi SAW. Setelah berhasil, ia menyerahkan hasil penelitiannya kepada pihak yang berwenang.

Respon pihak berwenang Arab Saudi ternyata jauh dari perkiraan pakar yang mengantongi gelar Doktor arsitektur di London itu. Bukannya dijaga untuk dijadikan aset purbakala, situs temuannya malah mereka hancurkan. Ketika ditanya oleh pewawancara mengenai bangunan apa yang didirikan di atas lahan bersejarah itu, Sami Angawi terdiam dan tak mampu berkata-kata. Si pewawancara terus mendesaknya hingga akhirnya ia mengakui bahwa bangunan yang didirikan kelompok Wahabi di atas bekas rumah Baginda Nabi SAW adalah WC umum. Sami Angawi merasakan penyesalan yang sangat mendalam lantaran penelitiannya selama bertahun-tahun berakhir sia-sia. Ia kemudian mengungkapkan harapannya, “Kita berharap toilet itu segera dirobohkan dan dibangun kembali gedung yang layak. Seandainya ada tempat yang lebih utama berkahnya, tentu Allah SWT takkan menjadikan rumah itu sebagai tempat tinggal Rasul SAW dan tempat turunnya wahyu selama 13 tahun.”

Ulah jahil Wahabi itu tentu saja mengusik perasaan seluruh kaum muslimin. Situs rumah Baginda Nabi SAW adalah cagar budaya milik umat Islam di seluruh penjuru dunia. Mereka sama sekali tidak berhak untuk mengusik tempat terhormat itu. Ulah mereka ini kian mengukuhkan diri mereka sebagai kelompok primitif yang tak pandai menghargai nilai-nilai kebudayaan. Sebelum itu mereka telah merobohkan masjid-masjid bersejarah, di antaranya Masjid Hudaybiyah, tempat Syajarah ar-Ridhwan, Masjid Salman Alfarisi dan masjid di samping makam pamanda Nabi, Hamzah bin Abdal Muttalib. Pada tanggal 13 Agustus 2002 lalu, mereka meluluhkan masjid cucu Nabi, Imam Ali Uraidhi menggunakan dinamit dan membongkar makam beliau.

Selama ini kelompok Wahabi berdalih bahwa penghancuran tempat-tempat bersejarah itu ditempuh demi menjaga kemurnian Islam. Mereka sekadar mengantisipasi agar tempat-tempat itu tidak dijadikan sebagai ajang pengkultusan dan perbuatan-perbuatan yang mengarah kepada kemusyrikan. Akan tetapi dalih mereka agaknya kurang masuk akal, sebab nyatanya mereka berupaya mengabadikan sosok Syekh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin, salah seorang tokoh pentolan mereka. Mereka mendirikan sebuah bangunan yang besar dan mentereng untuk menyimpan peninggalan-peninggalan Syekh al-Utsaimin. Bandingkan perlakuan ini dengan perlakuan mereka kepada Baginda Nabi SAW.  Mereka merobohkan rumah Baginda Nabi SAW dan menjadikan tempat yang berkah itu sebagai WC umum, kemudian membangun gedung megah untuk Al-Utsaimin. Siapakah sebetulnya yang lebih mulia bagi mereka? Baginda Rasulullah SAW ataukah Syekh al-Utsaimin?

Bangunan berdesain mirip buku itu dibubuhi tulisan “Yayasan Syeikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin.” Di dalamnya terdapat benda-benda peninggalan Syekh al-Utsaimin, seperti kaca mata, arloji dan pena. Benda-benda itu diletakkan pada etalase kaca dan masing-masing diberi keterangan semisal, “Pena terakhir yang dipakai Syekh al-Utsaimin.”

Sungguh ironis, mengingat mereka begitu getol memberangus semua peninggalan Baginda Nabi SAW. Ulama mereka bahkan mengharamkan pelestarian segala bentuk peninggalan Baginda Nabi SAW. Beruntung, sebagian benda peninggalan beliau telah dipindahkan ke Turki.

Haul Wahabi

Wahabi melarang keras pengkultusan terhadap diri Baginda Nabi SAW, akan tetapi mereka sendiri melakukan pengkultusan terhadap diri Syekh al-Utsaimin. Mereka membid’ahkan peringatan haul seorang ulama atau wali, akan tetapi belakangan mereka juga menghelat semacam haul untuk Syekh al-Utsaimin dengan nama ‘Haflah Takrim.” Betapa ganjilnya sikap kelompok Wahabi ini.

‘Haul’ al-Utsaimin mereka adakan pada bulan Januari 2010 lalu di sebuah hotel di Kairo di bawah naungan Duta Besar Saudi di Kairo, Hisham Muhyiddin. Rangkaian acara haul itu dibuka dengan pembacaan ayat-ayat Quran, dilanjutkan sambutan-sambutan berisi pujian terhadap almarhum. Sambutan pertama disampaikan Ketua yayasan ar-Rusyd sekaligus Presiden Asosiasi Penerbit Saudi, yang memuji peran Syekh Utsaimin dalam penyebaran agama Islam. Sambutan selanjutnya disampaikan Abdullah, putra Utsaimin, kemudian Atase Kebudayaan Saudi Muhammad bin Abdul Aziz Al-Aqil. Yang disebutkan belakangan ini banyak mengulas manakib Syekh al-Utsaimin dengan menjelaskan tahun lahir dan wafatnya. “Perayaan ini adalah sedikit yang bisa kami persembahkan untuk mendiang Syekh Utsaimin,” ujarnya.

Acara haul ditutup dengan saling tukar tanda kehormatan antara Yayasan ar-Rusyd, Yayasan Utsaimin, Atase Kebudayaan dan Deputi Menteri Kebudayaan dan Informasi. Begitu pentingnya perayaan untuk Utsaimin ini sampai-sampai seorang pengagumnya menggubah sebuah syair:

وَاللهِ لَوْ وَضَعَ اْلأَناَمُ مَحَافِلاَ # مَاوَفَتِ الشَّيْخَ اْلوَقُورَحَقَّهُ

“Demi Allah, Seandainya segenap manusia membuat banyak perayaan untuk Syeikh Utsaimin, hal itu tidaklah mampu memenuhi hak beliau.”

Syair itu menunjukkan pengkultusan orang-orang Wahabi terhadap Syekh Utsaimin. Pengagungan yang kebablasan juga mereka berikan kepada pendiri aliran Wahabi, Muhammad bin Abdul Wahab. Seorang Mahasiswa Universitas Riyadh pernah memprotes dosennya, Dr. Abdul Adhim al-Syanawi, karena memuji Rasulullah SAW. Sang dosen menanyakan apa penyebab si mahasiswa membenci Nabi SAW? Mahasiswa itu menjawab bahwa yang memulai perang kebencian adalah Baginda Nabi sendiri (sambil menyitir hadits seputar fitnah yg muncul dari Najed, tempat kelahiran Muhamad bin Abdul Wahab). “Kalau begitu, siapa yang kamu cintai?” tanya sang dosen. Lalu si mahasiswa menjawab bahwa yang dicintainya adalah Syekh Muhammad bin Abdul Wahab. Selanjutnya sang dosen menanyakan alasan kecintaan mahasiswanya itu. “Karena Syekh Muhammad Abdul Wahab menghidupkan sunnah dan menghancurkan bid’ah,” Jawab mahasiswa itu. (kisah ini dicatat Ibrahim Abd al-Wahid al-Sayyid,dalam kitabnya, Kasf al-Litsam ‘an Fikr al-Li’am hlm.3-4.)

Sungguh benar Baginda Nabi SAW. yang dalam salah satu hadits beliau mengisyaratkan bahwa akan ada fitnah (Wahabi) yang bakal muncul dari Najed. Isyarat itu menjadi nyata semenjak munculnya Muhammad bin Abdul Wahab dari Najed yang dengan bantuan kolonial Inggris mencabik-cabik syariat Islam.

Syekh Utsaimin adalah salah satu penerus Muhammad bin Abdul Wahab. Ia juga gencar menyebarkan fitnah lewat tulisan-tulisannya. Salah satu fitnah itu seperti tertera di dalam karyanya, al-Manahi al-Lafdziyyah hal 161. Di situ ia menulis:

وَلاَ أَعْلَمُ إِلىَ سَاعَتيِ هَذِهِ اَنَّهُ جَاءَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَفْضَلُ اْلخَلْقِ مُطْلَقاً فيِ كُلِّ شَئٍْ

“Dan saya tidak mengetahui sampai detik ini bahwa Muhammad adalah makhluk Allah yang lebih utama dari segala makhluk apa pun secara mutlak.” Agaknya kalimat inilah yang membuat penganut Wahabi lebih mengagungkan Utsaimin dari pada Baginda Rasulullah SAW….! Ibnu KhariQ

Sumber :
Majalah Cahaya Nabawiy edisi 96 Juli 2011/Sya’ban 1432 H


62 Komentar

  1. iwan mengatakan:

    astagfirullah. apa sudah di tabayyun apa yang ada di tulisan blog ini, tidak ilmiyah,, kami mau yang ilmiyah, apa betul syekh utasimin lebih mulia, jika ada yang mengatakan syekh utsaimin lebih mulia dari baginda rasulullah-sallallahu alaihi wa sallam- maka keislamannya perlu di pertanyakan.

  2. Rozy mengatakan:

    Na ‘udzubillahi min syarri dzalik dari pemahaman wahabi ini..

    Allahummahdina fiman hadayt..

  3. forsan salaf mengatakan:

    @ iwan, Mohon maaf, kami tidaklah menampilkan artikel kami, kecuali setelah mencari bukti-bukti yang kami rasa sangat valid untuk bisa dijadikan dasar dalam pembuatan artikel tersebut.
    Silahkan Anda ricek pada alamat-alamat berikut ini :
    1. http://www.tinyurl.com/3zyfxqv
    2. http://www.tinyurl.com/6jjpewb
    3. http://www.tinyurl.com/3szcbmw

    Mudah-mudahan Anda mendapatkan pencerahan dari artikel kami, sehingga bisa memberikan pengetahuan pada apa yang selama ini tidak anda ketahui.

  4. aldj mengatakan:

    suatu pembuktian yg tdk ilmiah…
    krn hal tersebut dilakukan oleh segelintir kaum wahabi
    tp tdk utk mewakili keseluruhan wahabiyyin,
    forsan mesti lebih selektif dlm pembahasan ttg wahabi
    krn msh banyak hal2 yg lain yg bisa disampaikan ttg bobroknya akidah wahabi ini,
    anda bisa mulai dr fatwa2 konyol bin bazz

  5. El_Muhibbin mengatakan:

    Aneh bin ajaib ini wahaby.Apa emang Nabinya wahaby sama nabinya orang sunni lain kali ya…?. Nabinya wahaby g tau muhammad bin siape kalo Nabinya sunni jelas Nabi Muhammad bin ‘Abdullah Sallahu ‘alaihi wa sahbihi wa sallam

  6. dadang abdurahman mengatakan:

    semoga allah senantiasa mnjg akidah ahli sunnah wal jamaah di jauhkan dari pd paham2 sesat dan menyesatkan dari paham wahabi wa ashabihim kaum yg merasa dirinya lebih pintar lebih islami lebih… … … lebih bodoh

  7. Agungmadi mengatakan:

    Wahabi mw punya nabi baru..

  8. El_Muhibbin mengatakan:

    Dan ada tambahan dari ana juga,katanya orang wahaby seperti yang ditulis diartikel ini bahwasannya melakukan peringatan maulid Nabi Muhammad Sallallalhu ala alihi wa sahbihi wa sallam,acara haul ataupun acara peringatan yang dimana itu upacara untuk menghormati seseorang yang sudah meniggal dikatakan bid’ah alias sesat bin neraka. Tapi anehnya si wahaby ini malah melakukan bid’ah yang selama ini yang akan mereka berantas,dan jika mereka berdakwah waduh kalo ngisi cerama kalo g ngomong bid’ah itu mungkin rasanya badannya pada sakit semuanya kali seperti halnya para khawarij kalo ceramah selalu ngomong ini kafir itu kafir. Kok ampir sama ya orang khawarij dan orang wahaby…?. Mane bisa brantas bid’ah sementara para wahabynya juga ngelakuin bid’ah, aneh ini orang2 wahaby. Mereka menyelenggarakan suatu upacara untuk mengenang syeikhnya mereka itu yang bernama ustaimin,tapi yang anehnya mereka tidak mau mnyelenggarakan acara peringatan maulid Nabi Muhammad Sallahu ala ‘alihi wa sahbihi wa sallam,ajiib sebenernya Nabinya mereka itu siapa sich Nabi Muhammad bin ‘Abdullah Sallallalhu ala alihi wa sahbihi wa sallam atau Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin sich….,jadi bingung ane. Peniggalan Nabi Muhammad Sallallalhu ala alihi wa sahbihi wa sallam dihilangkan,sementara peniggalannya seorang yang bernama Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin malah dirawat dan dimasukkan kedalam kaca dan ditata dengan rapi. Ana jadi ragu kalo orang2 dan terlebih2 ulama2 wahaby dikatakan sebagai pembela sunnah dan pemberantas bid’ah,lebih cocoknya mereka itu dikatakan pembela bid’ah pemberantas peniggalan sunnah Nabi Muhammad Sallallalhu ala alihi wa sahbihi wa sallam.

    Insya Allah dengan artikel yang dibuat dibawah ini bisa menggugah daripada pintu hati orang2 wahaby yang sudah keterlaluan…..

    Wallahu a’lam

  9. nanang boim mengatakan:

    masya Alloh,sungguh terlalu orang2 yg brfaham wahabi!

  10. Irwan AlMuntadzar mengatakan:

    Mana foto wc umumnya pak?,
    kok malah foto yang lain ??
    trus kok wc umum tempatnya sepi begitu ??
    kalau ambil foto2 coba ditelaah dulu, foto-foto ini disebarkan oleh syiah rafidah yang sangat membenci wahabi…

    Mengenai Masjid Hudaybiyah, Masjid Salman Alfarisi dan masjid di samping makam paman Nabi, disana itu dijadikan tempat ngalap berkah, tempat pesugihan, sujud di kuburan, kasih sesajen, semedi, cari ilmu kanuragan, yang sangat banyak terjadi juga diindonesia di makam para walisongo.

    Lebih baik beribadah sederhana, saya takut ibadah yang tidak ada syariatnya merusak amal saya.

    wallahu’alam

    ~_^

    Abdullah

  11. sunnah mengatakan:

    @Iwan.

    ente yang harus nya tabayun…
    setiap di kasih Dalil Aqli orang2 wahabi sll bilang tdk ilmiah…
    di beri dalil Naqli, kaum wahabi bilang itu fitnah, dhoif, “hebat, quran – hadits di otak-atik”….

    hehehe itulah kaum wahabi..selalu merasa dirinya yang benar. tidak kah Allah Meninggikan orang2 yang berfikir? orang2 yg berilmu???

    ente teriak2 mengusung Sunnah Rosul…tapi kaum entelah yg menghacurkan situs2 sejarah Nabi, maulid untuk si abdul wahab, menggunakan perkataan ulama Mutakhirin (Albani, bin baz, utsamin dll) dr pd yg lebih salaf, mengubah isi kitab ulama, membunuh org2 yg sedang berhaji, tafkir, tajms, dll.

    hebatnya lagi…seakan2 Ulama2 MUJTAHID dianggap anak kemrn sore dibandingkan Ulama2 WAHABI..hehhee.

    masih mau mangkir?tolong di bantah sejarah2 kelam wahabi yg membunuh kaum muslim. itu fakta sejarah. masih teriak2 mau yg ilimiah????!!

    hehehe…pegangan ente wahai kaum wahabi selalu rapuh…sangat rapuh..sehingga mudah untuk dibuka kebohongan2 nya. Nabi Muhammad telah mewanti2 kaum2 spt wahabi ini :

    “Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara tetapi bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca Al Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, meraka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat pahala disisi Allah pada hari kiamat”

  12. Ja'fu mengatakan:

    @Iwan
    komen anda diatas “astagfirullah. apa sudah di tabayyun apa yang ada di tulisan blog ini”…Alhamdulillah setiap ana baca Artikel disini 100% terbukti kebenarannya,sebetulnya sebelum anda ngomong kayak gitu anda harus cek terlebih dahulu,kan sdh dikasih sama ust Forsan diatas,Silakan Menikmati.

  13. Langit Teduh mengatakan:

    Artikel2 yang ngebantah ke-ngawur-an Wahabi sebaiknya diperbanyak! Insy kita bisa bantu terbitkan jadi buku. Biar lebih keren n meminimalisir penyesatan umat
    syukran

  14. Gun mengatakan:

    Akhir zaman, fitnah merajalela. benat apa kata panutan qta semua Nabi SAW. Bahwa fitnah akan muncul dari najd. banyak sekali bid’ah2 yg mereka (wahaby) lakukan d tanah haromain… seperti pelebaran tempat sa’i, peleberan mina yg melewati batas mina sesungguhnya kemudian mereka namai ‘mina baru’… bahkan yg paling kejam adalah tatkala mereka menghancurkan makam2 sahabat serta makam keluarga nabi di baqi. selain itu, mereka jg berani membentak jamaah di depan makam nabi saw. katanya tdk boleh mengeluarkan kata2 kasar maupun keras di depan nabi saw,, tp mereka para wahabi melakukannya di depan makam nabi saw…
    moga ajaran mereka hancur lebur dan kembali ke ahlu sunnah wal jamaah.. Amiin

  15. yuswono mengatakan:

    MasyaAllah bener-bener artikel yang bagus, baru saja ana juga ngambil artikel dari http://www.anwartaufiq.com kunjungi aja

  16. mbak sri mengatakan:

    memang wahabi itu selalu bikin ulahhhhh…….ayo ayo kita raih ilmu dari website-webisite seperti forsan salaf ini..majelisrosululloh.org anwartufiq.com nurulmustofa.org dan lainlain

  17. Catur_Lumajang mengatakan:

    astagfirullah.sungguh biadad wahhaby!,semoga kita semua dilindungi Allah SWT dari fitnah wahhaby.amiin ya robbal alamin

  18. Muh mengatakan:

    wuih…
    cakep bener tuh artikelnya…

    dan ternyata ada jg jawaban laen dari wahabi yach…
    “gak Ilmiah” biasanya “bid’ah”…

  19. ana mau nanya…emang makkah dan madinah milik siapakah?kalau milik org islam kenapa disana yang berkuasa dan mengatur maslah ibadah satu kelompok aja?kenapa islam yang lain g boleh ?dulu sejarahnya di samping ka`bah ada 4 pendopo masing2 di pakai majlis oleh 4 madzhab dalam islam.knp skrg cuman satu?harusnya negara2 islam OKI tuh berani menuntut penyerahan 2 kota suci ummat islam sedunia…agar di kelola oleh orang2 yang netral dalam islam.miris …..duh…

  20. ja'fu mengatakan:

    Mana Wahabiy nya kok gak terbit lagi ? apa mgkn dia udah dpt hidayah dr allah ?

  21. […] Mereka mengada-ada dalam larangan terhadap peringatan Maulid, peringatan ulang tahun ataupun haul seorang ulama. Namun di sisi selain sebagian mereka melakukan kegiatan sejenis haul bagi ulama mereka seperti yang diuraikan dalam http://www.forsansalaf.com/2011/di-balik-pemujaan-wahabi/ […]

  22. farid mengatakan:

    Izin copas ya. Ana sertakan juga sumbernya ^^

  23. Super Nova mengatakan:

    @All wahabiyun

    gerakan antum semakin hari semakin merajalela…………..
    janganlah mudah menghukumi sesama muslim melakukan kesyirikan sesungguhnya kami tahu mengenai hal itu.

    di artikel ini bukti siapa maling teriak maling?

    untuk admin blog teruskan perjuangan antum angkat artikel2 yang berkaitan aqidah wahabi TRINITAS biar orang awam faham kesesatan mereka.

    syukron

  24. shakiragituloo mengatakan:

    @Iwan & Irwan :tolong dunk panggil ustad ustadnya masuk kesini, biar bisa tabayyun, atau kalau mereka takut, atau sibuk ngurusin jenggotnyae kite aje deh yg masuk kesane.

  25. For Santri mengatakan:

    Astagfirullah. Semoga kita tetap pada akidah ahlu sunnah wal jama’ah.

    Izin share ya untuk tambah pengetahuan forsantri

  26. wahyuboez mengatakan:

    Wahaby/salafy di indonesia itu memang biasanya terhimpun dari orang2 muda atau tua yang masa kecil hingga mereka dewasa rata2 kurang mendapatkan femahaman yg benar tentang islam, lalu ketika mereka didoktrin dgn celana cingkrang dan jenggot naga plus bergudang sajian hadist ayat alQur’an yg sdh disetir sebelumnya oleh gembong2 wahabisme sesat orang2 bodoh itu terpesona hingga terpedaya bahwa sesungguhnya mereka tersesat tanpa meraka sadari kecuali bagi orang2 wahaby/salafy yg Allah kehendaki kembali kepangkuan ASWAJA..

    Syukron.

  27. mujahidin mengatakan:

    Yang nulis ini bisa bahasa arab gak ??

    وَلاَ أَعْلَمُ إِلىَ سَاعَتيِ هَذِهِ اَنَّهُ جَاءَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَفْضَلُ اْلخَلْقِ مُطْلَقاً فيِ كُلِّ شَئٍْ
    “Dan saya tidak mengetahui sampai detik ini bahwa Muhammad adalah makhluk Allah yang lebih utama dari segala makhluk apa pun secara mutlak.” Agaknya kalimat inilah yang membuat penganut Wahabi lebih mengagungkan Utsaimin dari pada Baginda Rasulullah SAW…

    lha wong jelas kalo yg dimaksud syaikh Utsaimin diatas adalah Rosululloh Muhammad Shalllalohu ‘alaihi wasallam…!! bukan Muhammad bin Abdul Wahab…liat aja kata2: annannabiyya shollallohu ‘alaihi wasallam !!

  28. firly mengatakan:

    @mujahidin : lha yg bilang lafadz “muhammad” itu muhammad bin abdul wahab sapaa…..justru kalimat itu yang nyeleneehhh…masa sampai detik itu soleh utsmain “ngga tau” kalau nabi muhammad afdholil kholqi mutlaqon (ila akhir)…..belajar islamnya kemana aja beliau kalo gak ilmunya dari baginda Nabi Muhammad….Anda bisa baca artikelnya nggak…..
    Allahumma Sholli Ala Muhammad….

  29. Prabu Minakjinggo mengatakan:

    biasalah wahabi paling suka memutar balikkan fakta, lanjut kang firly….

  30. El Pasuruaniy mengatakan:

    izin copas ya ustadz Taufiq dan segenap ustadz lainnya🙂

  31. Al-Faqir mengatakan:

    Semoga Allah selalu melindungi hambanya dari golongan-golongan yang menyesatkan,..dan menyakiti hati Rosulullah SAW…amin

  32. M. sa'dulloh mengatakan:

    Suport untuk forsansalaf, antum maju terus sesuai dg akidah ahlus sunnah jangan hiraukan kata2 tidak ilmiah karena ilmiah bukan satu-satunya ukuran dari kebenaran…

  33. MANUSIA mengatakan:

    hahaha , lucu banget sih komennya . pengen ngebela diri malah kemakan omongan sendiri . ckck wahabi .. mau diapain juga nyari alesan biar dianggap bener tapi pasti aja ada titik buat ngehancurin statementnya .

  34. abi hakeem mengatakan:

    alhamdulillah kejelekan dan kesesatan wahabi dikuak…ya itulah keprihatinan ku, mengapa justru negri saudi arbia menjadi pusatnya paham sesat menyesatkan ini…..ya Allah Enyahkanlah paham sesat ini dari muka bumi dan lindungilah kami dari kesesatannya.

  35. abdullah hasyimi mengatakan:

    masyallah artikel yg sangat berguna ………….. tidak akan jaya islam jika di dasarkan oleh kebencian .. caci maki dan laknat …. wahabi gemar mengkafirkan muslim yg tidak sepaham dengan mereka dgn alasan syirik dan bid’ah menurut kreteria nafsu mereka … dan begitupun syiah mereka melaknat dan mengkafirkan sahabat dan istri istri rasullullah saw……….

    alhamdulillah ya ALLAH engkau jadikan kami mengikuti thorighah yg bersih dari laknat caci maki dan mengkafirkan🙂

  36. arrisala mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr.wb….semoga ALLAH selalu merahmati forsansalaf Amien¥ terusin kang info ttg wahabi yg degil biar umat tau kalo wahabi gak pantas utk di ikuti

  37. karim mengatakan:

    sejarah mencatat bahwa menghujat sesama muslim merupakan awal dari perpecahan islam,….generasi munafik terdahulu memfitnah dan menghujat sahabat2 serta istri Rasul Saw, menuduh mereka semua kafir meskipun tdk ada contoh dari Rasul Saw dan sikap ahlulbait yg mereka klaim sebagai sumber ajaran mrk. kemenangan,kemajuan dan besarnya islam justru diraih dengan mengenyampingkan mereka (pemfitnah/penghujat tsb) sadarlah, perpecahan abad abad lalu tetap mereka usahakan diseluruh dunia islam tuk menjalankan amanat dajjal. umat islam tdk akan pernah tahu isi hati mereka krn ajaran takiyah (menipu semsama muslim) adalah keimanan dan wajib bagi mereka

  38. El_Muhibbin mengatakan:

    kenapa ya kalo orang wahaby membahas masalah bid’ah begitu seriusnya,tetapi ketika dihadapin dengan masalahb yang seperti ini mereka g ada yg mau mengatakan bid’ah…..???!!!

  39. Elfath mengatakan:

    Masya Allah… sampe sbegitunya kelakuan orang2 wahabi…😦

  40. akhi mengatakan:

    izin kopay y ustdz…
    sykrn

  41. ALI mengatakan:

    WAHABI ITU SUDAH “SUMMUM BUKMUN ‘UMYUN FAHUM LAYARJI’UN” MAU DI OMONGIN APAPUN TENTANG KEBENARAN KARNA HATINYA SUDAH BERKARAT TETAP SAJA MEREKA TIDAK MAU BERTOBAT. NA’UDZU BILLAHI MIN SYARRI WAHABYIN.

  42. dewanaga mengatakan:

    Wahabi dungu ini lucu-lucu aja ya……
    Mereka sering sekali mengucapkan kata “ilmiah”, seolah-olah kalau tulisan itu bukan datang dari mereka. Tidak valid dan tidak ilmiah. Perlu dicek dan ricek lagi.

    Tapi bacalah tulisan Warsito yang mengupas buku “Sejarag berdarah sekte salafi wahabi”. Yang dangkal dan sama sekali tidak ilmiah
    Atau Firanda yang berusaha untuk mendefinisikan “atas” dengan keterbatasan akal serta nalarnya dia sebagai seorang ustdaz. Yang hasilnya ya mbulet engga ada alang ujurnya.

  43. adi mengatakan:

    teruskan menguak aksi “ngawur” mereka
    kami siap mendukung dg sgala daya & upaya
    yg kami punya. smg berguna…

  44. andi mengatakan:

    Assalamualaikum…
    benar kok gak ilmiah…wong nabi itu dimakamkan dirumah beliau…artinya makam dan rumah jadi satu didalam masjid Nabawi…bukan jadi WC umum…ngaco ki kang….hati hati dengan propaganda barat pakdhe…
    Wassalamualaikum…

  45. Hamba Alloh SWT anti wahabi mengatakan:

    Assalamu’alaikum sahabat-2 sekalian,

    ane baru masuk dimari nih, biasanya di ummatipress.com , disitu juga rekan-2 ASWAJA banyak diserang Wahabiyun, tp alhamdulillah salah satu rekan ummati yg sangat berilmu : Mas Ahmad Syahid bisa menangkis & membuktikan kekeliruan-2 wahabiyun spt : Firanda & konco-2 nya, silahkan nimbrung..

    Wassalam…

  46. nugon mengatakan:

    ada netter yg ane kenal…posting link artikel ini ke blog Abul Jauza, salah seorang aktivis komunitas Salafi.

    namun lama sekali ditanggapi, dan sekalinya ditanggapi, tdk memakai gaya ilmiah macam dalil, hadits dan rujukan kitab-kitab sebagaimana yg biasa ia lakukan.

    bahkan komentar terakhir netter tsb dibanned/reject, tdk ditampilkan.

    ane simpulkan, artikel ini jadi salah satu kartu truf/unggulan utk membuat salafi radikal mulai muhasabah.

    karena bila konsisten, mestinya fenomena ini mereka kritik dgn sangat keras.

    ane berdoa, semoga mereka mendapat hidayah dari Allah swt.
    Aamiin.

    Astaghfirullooh lii wa lakum, wa li saa-iril mu-miniina wal mu-minaat, wal muslimiina wal muslimaat, al-ahyaa-i minhum wal amwaat.

    Wassalam,

    Nugon

  47. handoko mengatakan:

    @ andi, tolong disimak n pelajari sejarah lagi yeee…
    yang dimaksud rumah yang telah dihancurin kaum wahhabi adalah rumah Rasulullah ketika di Makkah hidup bersama dengan sayyidah Khadijah, bkan rumah yang di Madinah,… klo rumah itu mah, semua pada tau sekarang menjadi Raudhah n bagian dari Masjid Nabawiy,,,

  48. cok mengatakan:

    @andi, oon si lu g pernah baca sejarah hidup Rasul kebanyakan takut bid’ah sih,,,belajar lagi biar g keliatan t*l*l pas lg koment..

  49. Agus setiawan mengatakan:

    Assalamu’alaikum….
    Saudara/ri yg di cintai alloh….yg perlu kita ingat…penganut wahabi smakin hari smakin brtambah…dan itulah kenyataan yg harus kita hadapi…
    Wassalamu’alaikum…

  50. gugun mengatakan:

    sejarahnya pemusnahan peninggalan nabi adalah perjanjian antara syekh abdul wahab bersama inggris dan sekutunya, ketika dia (wahab) kalah dari Dinasti Utsmaniyah.. ia lari ke inggris kmudian mengumpulkan tentara dan selanjutnya menerang

  51. alfeyd mengatakan:

    Tes

  52. orang bingung mengatakan:

    Lucu ya, yang suci dan berkah itu Rasul tp kok rumah nya mau ikut di disakralkan. Turunya wahyu tidak selalu di rumah itu. Andai wahyu hanya turun di sana berarti yang mulia tempat nya bukan yang menerima.
    Allah tidak akan membiarkan Mekkah di kuasai oleh seburuk buruknya umat. Dan yang ngotot mau ambil alih mekkah itu Syiah.

    • Abid mengatakan:

      orang bingung@ lha kalo ka’bah tempat ato orang ? Kalo Mekkah dan Madinah (Al Haramain) tempat ato orang ? waduuh nguung…nguuung…. bangun 3x…

  53. alfeyd mengatakan:

    @bingung
    la menurut antum, kenapa pena utsaimin di pigora…? syakral mana antara rumah nabi sama pena utsaimin…….???? tambah aneh…

  54. ngahyo mengatakan:

    Mujahidin dan org bingung tak pernah ke masjid nabawi ya ? Astagfirullah. sangat mengaharukan, Allahumma solli ‘ala Muhammad.

  55. muhibbin mengatakan:

    gini aje ya,kita ambil contoh aja ya,klo emang rumah Rasulullah S.A.W dianggap bs nimbulkan kemusyrikan kenapa kok sm sahabat g diancurin aja rumahnya Nabi S.A.W semasa jaman sahabat R.A,rebes kan,tp apa kenyataannya toh gak ada satu pun sahabat R.A yg ngehancurin rumah Nabi S.A.W.bahkan ulama madzhab pun tidak menganjurkan ataupun menyuruh menghancurkan rumah NabiS.A.W, nah klo skrng rumah Nabi S.A.W diancurin dengan alasan dulu pernah ditempati oleh Nabi S.A.W ntar dibuat tempat kesyirikan,nah terus skrng knp kok malahan ngebagun monumen/museum atau apalah nama tempat itu,dan tempat itu di buat utk ustaimin yg menurut mereka yg ngebangun bahwasannya si ustaimin adalah ulama, klo mereka ngebangun monumen/museum atau apalah namanya itu tujuannya utk membalas budi jasa2 si utsimin,lantas apa yg sudah mereka berikan ( mereka orng2 yg telah menghancurkan rumah Rasulullah S.A.W) utk Rasulullah S.A.W apa dengan menghancurkan rumah seorang yg menjadi Rahmatan lil alamin,seorang yg menyerukan kita semua kepada tauhid, yg diutus oleh Allah S.W.T,klo emang rumah Rasulullah S.A.W diancurkan dgn alasan takut musyrik,knp kok malah ngebangun monumen buat ustaimin,apa gak takut menimbulkan kesyirikan,klo emang gak takut knp rumah Rasulullah S.A.W dihancurkan,jawab bro?,

  56. عبد الله القرني mengatakan:

    هل ورد دليل أن نبينا محمداً صلى الله عليه وسلم أفضل الخلق ؟

    الحمد لله
    وردت في فضائل النبي صلى الله عليه وسلم وخصائصه أدلة كثيرة جدا ، ولم يرد – فيما نعلم – دليل صريح فيه النص صراحةً على أن النبي صلى الله عليه وسلم أفضل الخلق ، والذي ورد النص عليه : أنه صلى الله عليه وسلم أفضل البشر وسيد ولد آدم .
    روى مسلم (4223) عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، وَأَوَّلُ مَنْ يَنْشَقُّ عَنْهُ الْقَبْرُ ، وَأَوَّلُ شَافِعٍ ، وَأَوَّلُ مُشَفَّعٍ) .
    وقد فهم العلماء من هذا النص وغيره من النصوص الواردة في فضائل نبينا صلى الله عليه وسلم أنه أفضل الخلق .
    قال النووي رحمه الله في “شرح صحيح مسلم” :
    وهذا الحديث دليل لتفضيله صلى الله عليه وسلم على الخلق كلهم ، لأن مذهب أهل السنة أن الآدميين أفضل من الملائكة ، وهو صلى الله عليه وسلم أفضل الآدميين وغيرهم” انتهى .
    وقد تتابع العلماء على وصف النبي صلى الله عليه وسلم بأنه أفضل الخلق ، ونكتفي بالإشارة إلى بعض مواضع كلامهم خشية الإطالة :
    الإمام الشافعي في “الأم” (4/167) .
    الإمام عبد الرازق الصنعاني في مصنفه (2/419) .
    شيخ الإسلام ابن تيمة في “مجموع الفتاوى” (1/313) و (5/127، 468) .
    ابن القيم في تهذيب السنن حديث رقم (1787) من عون المعبود .
    ابن حجر في “فتح الباري” شرح حديث رقم (6229) .
    المرداوي في ” الإنصاف” (11/422) .
    الألوسي في”روح المعاني” (4/284) .
    الطاهر بن عاشور في تفسيره (2/420) .
    السعدي في تفسيره (51، 185، 699) .
    محمد الأمين الشنقيطي في “أضواء البيان” (9/215) .
    الشيخ عبد العزيز بن باز في “مجموع الفتاوى” (2/76 ، 383) .
    علماء اللجنة الدائمة للإفتاء ، وقد سئلوا : هل نقول بأن النبي صلى الله عليه وسلم خير البشر أو خير الخلق ؟ وهل هناك دليل على أنه خير الخلق ، كما يقول كثير من الناس؟
    فأجابوا :
    “جاء في نصوص كثيرة من الكتاب والسنة بيان عظم قـدر نبينا محمد صلى الله عليه وسلم ورفعة مكانته عند ربه تعالى من خلال الفضائل الجليلـة والخصائص الكريمة التي خصه الله بها ، مما يدل على أنه أفضل الخلق وأكرمهم على الله وأعظمهم جاها عنده سبحانه ، قال الله سبحانه : (وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُنْ تَعْلَمُ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا) النساء/113 ، وأجنـاس الفضل التي فضله الله بها يصعب استقصاؤها ؛ فمن ذلك : أن الله عز وجل اتخذه خليلا ، وجعله خاتم رسله ، وأنزل عليه أفضل كتبه ، وجعل رسالته عامة للثقلين إلى يوم القيامة ، وغفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر ، وأجرى على يديه من الآيات ما فاق به جميع الأنبياء قبله ، وهو سيد ولد آدم ، وأول من ينشق عنه القبر ، وأول شافع ، وأول مشفع ، وبيده لواء الحمد يوم القيامة ، وأول من يجوز الصراط، وأول من يقرع باب الجنة ، وأول مـن يدخلها . . . إلى غير ذلك مـن الخصائص والكرامات الواردة في الكتاب والسنة ، مما جعل العلماء يتفقون على أن النبي صلى الله عليه وسلم هو أعظم الخلق جاها عند الله تعالى ، قـال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله تعالى : “وقد اتفق المسلمون على أنه صلى الله عليه وسلم أعظم الخلق جاها عند الله ، لا جاه لمخلوق أعظم من جاهه ، ولا شفاعة أعظم من شفاعته” .
    فمما ذُكر وغيره يتبين أن نبينا محمدا صلى الله عليه وسلم هو أفضل الأنبياء ، بل وأفضل الخلق ، وأعظمهم منزلة عند الله تعالى ، ولكن مع هذه الفضائل والخصائص العظيمة فإنه صلى الله عليه وسلم لا يرقى عن درجة البشرية ، فلا يجـوز دعاؤه والاستغاثة به من دون الله عز وجل ، كما قـال تعالى: ( قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا ) الكهف/110، وبالله التوفيق ، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم” انتهى . “فتاوى اللجنة الدائمة” (26/35) .
    الشيخ عبد العزيز بن عبد الله آل الشيخ ، الشيخ عبد الله بن غديان ، الشيخ صالح الفوزان ، الشيخ بكر أبو زيد .
    وقد توقف في ذلك الشيخ ابن عثيمين رحمه الله ، نظراً لأنه لم يرد بذلك نص صريح فقال :
    “المشهور عند كثير من العلماء إطلاق أن محمداً صلى الله عليه وسلم أفضل الخلق ، كما قال الناظم :
    وأفضل الخلق على الإطلاق *** نبينا فمل عن الشقاق
    لكن الأحوط والأسلم أن نقول: محمد صلى الله عليه وسلم سيد ولد آدم، وأفضل البشر، وأفضل الأنبياء، أو ما أشبه ذلك اتباعا لما جاء به النص، ولم أعلم إلى ساعتي هذه أنه جاء أن النبي صلى الله عليه وسلم أفضل الخلق مطلقاً في كل شيء . . . فالأسلم أن الإنسان في هذه الأمور يتحرى ما جاء به النص. مثلاً لو قال قائل: هل فضل الله بني آدم عموماً على جميع المخلوقات؟ قلنا: لا؛ لأن الله تعالى قال: (وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً) الإسراء/70 ، لم يقل : على كل من خلقنا، فمثل هذه الإطلاقات ينبغي على الإنسان أن يتقيد فيها بما جاء به النص فقط ولا يتعدى . والحمد لله ، نحن نعلم أن محمداً صلى الله عليه وسلم خاتم النبيين ، وأشرف الرسل وأفضلهم وأكرمهم عند الله عز وجل ، وأدلة ذلك من القرآن والسنة الصحيحة معروفة مشهورة ، وأما ما لم يرد به دليل صحيح فإن الاحتياط أن نتورع عنه ، لكنه مشهور عند كثير من العلماء ، تجدهم يقولون : إن محمداً أشرف الخلق” انتهى “لقاءات الباب المفتوح” (53/11) .

  57. عبد الله القرني mengatakan:

    itu fatwa ibnu usaimin lengkapnya (paling bawah), beserta fatwa2 dr lembaga fatwa resmi negara saudi (yang atas)….

  58. wawan aja mengatakan:

    أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ = Nabi saja nyebutin dirinya Sayyid, berarti baca Sholawat pake Sayyidina. االهم صل على سيدنا محمد

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: