Forsan Salaf

Beranda » Majelis Ifta' » Betulkah Albani Ahli Hadis?

Betulkah Albani Ahli Hadis?

Assalamu’alaikum wr wb….url
Semoga keselamatan dan keberkahan selalu diberikan Allah kepada seluruh pengelola situs Forsan Salaf ini…
Langsung aja nich,
ana pingin tanya tentang Syekh Nashiruddin Al Bani dan Syekh Utsaimin
1.Bagaimana menurut madzhab Ahlussunnah Wal Jama’ah tentang mereka berdua ?
2.Bermadzhab apa beliau-beliau itu ?
3.Saya pernah mendengar bahwa Al Bani adalah orang yang banyak mendhoifkan hadits-hadits shohih dan menshohihkan hadits-hadits dhoif ? benerkah ini ? bagaimana menurut Madzhab Kita ( Syafi’i )?
4.Siapa mereka berdua itu ? karena di kampus ana,rata-rata merupakan orang-orang wahabi dan pks,kalau berargumen dan bermujadalah dengan ana,selalu banyak mengutip pendapat mereka berdua, ?
Syukron atas jawabannya
FORSAN SALAF menjawab:

Jawaban atas pertanyaan Anda kami muat di artikel berikut:


18 Komentar

  1. ana mengatakan:

    kalo Syekh Utsaimin, siapa?.
    karena dalam penjelasan mengenai Syekh Albani kan tidak ada.
    Dalam artikel Albani,……. dikatakan mengenai salafi,
    maaf di kampus dikenal ada 2 salafi yaitu salafi wahabi dan salafi yamani. yang manakah salafi yang dikatakan dalam artikel albani?

  2. Daniel Jauhari mengatakan:

    terus terang aku gak ngerti, ada salafi wahabi ngaku paling ahlissunnah. ada salafi yamani ngaku paling ahlissunnah, ada sufi salafi ngaku paling ahlissunnah, ada yg benci khol ngaku ahlissunnah, ada yg pro khol ngaku ahlissunnah. ada ahlissunnah anti wahabi ada ahlissunnah pro wahabi. memangnya ada berapa ahlissunnnah dan mana ahlissunnah yang paling benar?
    syuron, mohon bantuan yang ilmiah dari orang-orang yang paling ilmiah dari anggota forsansalaf ini
    tq

  3. ana mengatakan:

    sama dengan pertanyaan di atas,
    kami especally saya, sebagai orang awam menjadi bingung atas semua ini.
    mohon penjelasannya

  4. Aladin mengatakan:

    @ana + all:
    Salafi wahabi : mrk pengikut abdulloh bin baz.
    Salafi yamani : pengikut syekh muqbil.
    Tp tdk ada perbedaan antara keduax dr segi akidah.
    Adapun salafi yg mmbolehkan haul,maulid,manaqib,istigotsah mereka adlh golongan ahlus sunnah wal jama’ah.
    Sedangkan salafi yg kebalikan diatas adlh wahabi.

    Masalah pemakaian kata salafi oleh wahabi,mrk memposisikan dirinya ingin sbg golongan yg lbh dulu ada/menganggap dirinya mengikuti kaum salaf yg trkenal lurus dg agama n ahli ibadah.sesungguhnya yg lbh brhak memakai nama salafi adlh ahlus sunnah krm selama ini yg sejalan dg aqidah salaf(org yg hdp 3 kurun slh nabi) adlh ahlus sunnah.namun ketika akhir2 ini wahabi ikut memakai nama ini juga,akhirx kaum ahlis sunnah menanggalkan nama ini agar tdk sama dg wahabi.krn klo ahlus sunnah tetap dg nama ini maka akan trjdi kerancuan agama bg org awam.krn akan muncul pandangan dr ahlus sunnah yg brbeda spt yg satu membid’ahkan maulid n yg satu mmblehkanx.krn sbb inilah ahlus sunnah tdk memakai nama salaf.
    Tp msh ada lg syubhat,wahabi menamakan dirinya dg ahlus sunnah skrg ini.tp jgn kuatir gampang utk di bedakanx,klo usulud din nya mengikuti imam asy’ari n maturidi berarti ini yg benar.dan klo ada ahlus sunnah membid’ahkan maulid dllnya berarti dia wahabi yg brsembunyi di belakang label ahlus sunnah agar penyusupan mrk brjalan dg rapi.bisa dimaklumi trik mereka,krn mayoritas pnduduk indonesia adlh AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH.

  5. Aladin mengatakan:

    @ana:
    Adapun syekh utsaimin adlh kholifah stlh meninggalx bin baz.

  6. Bin baz mengatakan:

    Sebenarx forum spt ini g ada faedahx,paling bg yg mmbaca aja.itupun sdkt jmlhx.lbh baik kita islamkan org yg di tengger,yg g sholat jd giat sholatx.ini yg lbh baik.zaman skrg yg lbh di butuhkan turun ke lapangan bkn komentar.

  7. Supardi Sujatmiko mengatakan:

    yang mengherankan ahli sunah jaman dulu tidak peduli dengan urusan syiah dan jarang menceburkan diri dalam urusan syiah konsisten dengan ajaran ahli sunah dan tidak kawatir dengan ajaran syiah. ahli sunah jaman sekarang ribut dengan urusan syiah tapi anehnya pakai buku2 wahabi untuk memerangi syiah bahkan terkesan seperti disponsori wahabi baik dg buku2 maupun dana. buku2 ahli sunah jaman dulu sepi dengan urusan syiah karena itu ahli sunah jaman ini pinjam dari buku2 wahabi untuk memerangi syiah. jadi dalam memerangi syiah ahli sunah jaman sekarang setali 3 uang dengan wahabi, padahal kalau itung2an banyaknya umat ahli sunah yang masuk wahabi dengan yg masuk syiah banyakan yang masuk wahabi. pertanyaan saya mana lebih bahaya wahabi atau syiah? berapa banyak masjid ahli sunah yg sudah di up grade menjadi masjid wahabi tapi belum ada masjid ahli sunah yg di up grade menjadi masjid syiah.

  8. forsan salaf mengatakan:

    @ ana, pengertian dari salafi sebenarnya adalah orang yang mengikuti para pendahulu yang soleh, namun tidak satupun dari orang2 soleh dahulu yang berpendapat dan berfatwa sebagaimana Albani.

  9. abu_zaid mengatakan:

    to bin baz
    kalau memang forum gini gak ada faedahnya, ngapain dibuat?
    terus ngapain juga anda komentar, nggak ada faedahnya juga tu ?
    ini dibuat supaya kita tahu dan memahami, apa benar orang yang kita ikuti atau malah kita ikut ‘nyemplung’ lumpur karena salah memilih imam (yang diikuti).
    Tentang mengislamkan (mendakwahi) orang, sudah dilakukan dengan usaha dan mujahadah, apa harus laporan dulu sama ente?
    Bagi ana forsan salaf sangat baik dan teruskan berdakwah, menyuarakan al haq

  10. abdulloh mengatakan:

    Pro kontra tentu akan muncul ketika ada orang yang merasa tersinggung dengan artikel forsansalaf.com

    Tapi semua itu adalah kembali kepada kita secara individu, bukankah Alloh mengisyaratkan LANA A’MALUNA WALAKUM A’MALUKUM.

    Kalau mengatakan kebaikan2 atas dirinya, itu tanda orang jelek karena ujub dan takaburnya. Dan kalau ada orang yang tidak sependapat dengan pendapat orang lain, tapi ia tetap tidak menganggap dirinya yang paling baik dan orang lain adalah jelek, itulah orang yang benar-benar bijaksana.

    Bukankah Alloh yang maha tahu, kita termasuk orang baik atau jelek?
    Bukankah syurga dan neraka Alloh ciptakan untuk dihuni?
    Bukankah tidak ada satu jaminan bagi kita, bagaimana mati kita (Khusnus Khotimah / Su’ul Khotimah)…?

  11. abdulloh mengatakan:

    @ bin baz
    Anda berkomentar :
    “Sebenarx forum spt ini g ada faedahx,paling bg yg mmbaca aja.itupun sdkt jmlhx”
    kalau boleh bertanya :
    “Apakah Anda yang tidak bisa mengambil faedahx…?”

  12. abdulloh mengatakan:

    @ Supardi Sujatmiko
    MAaf anda tergolong yang mana???

    Ahli sunnah wal jama’ah adalah satu-satunya tidak ada duanya.
    Buka aja posting “Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah”

    Mungkinkah ada kesalah fahaman tentang istilah Ahlussunnah Wal Jamaah pada Anda?

  13. muhibbin mengatakan:

    @ abdulloh, perlu anda cermati, ayat ” LANA A’MAALUNA WALAKUM A’MAALUKUM” itu dalam konteks apa? anda harus tahu, ayat tersebut dalam konteks antara orang muslim dan kafir.
    masalah perbedaan pendapat itu bisa kita terima jika tidak menyalahi aturan syariat. Adapun jika menyalahi aturan, maka tidak bisa kita tolerir. Coba anda jawab, jika ada orang yang mengkafirkan sayyidina Abu bakar, Umar, Utsman, dan Ali, orang yang menganggap Al-Qur’an sudah tidak asli lagi, apakah anda akan tetap menganggap mereka benar dan anda anggap sebagai suatu perbedaan pendapat ?…coba anda jawab pertanayaan ini…!

  14. abdulloh mengatakan:

    @ muhibbin
    Alhamdulillah wa jazakumuloh kher atas nasehat dan pertanyaannya. Tapi ustadzi mengajarkan untuk tetap Khusnudhon dan Tawaddu’ kepada siapa saja sekalipun itu orang yang melakukan kesalahan (maksiat) bahkan kepada orang kafir pun ada konsep tawaddu’nya.

    Jika antum tanya
    “Coba anda jawab, jika ada orang yang mengkafirkan sayyidina Abu bakar, Umar, Utsman, dan Ali,…”
    => Siapa orang yang mengkafirkan saudara sesama muslim, maka orang yang mengkafirkan merakalah yang menjadi kafir ‘indalloh.

    “orang yang menganggap Al-Qur’an sudah tidak asli lagi, …”
    => Apakah ia adalah orang yang benar-benar dapat dipercaya. Al-Qur’an tentu tidak sama dengan kitab-kitab yang lain, ada asli ada yang palsu. Tapi Al-Qur’an itu hanya satu dan pasti asli. Seandainya ada yang berusaha memalsukan, tidak menutup kemungkinan. Sehingga orang lain yang menemukannya (tiruannya) bisa jadi mengatakan seperti itu.

  15. muhibbin mengatakan:

    @ abdulloh, sebenarnya anda sama dengan kami, cuman anda kurang memahami dan kurang mengenal mereka. Kalo anda ingin mengenal mereka lebih dalam anda bisa membaca kitab2 mereka, disitu anda akan mendapatkan begitu kejamnya.
    Mungkin hanya ini komentar saya, karena kita masih satu jalan…..

  16. PEMERHATI mengatakan:

    to Abdulloh
    Emang bener abdulloh qt hrs khusnuddon,semenjak g ada sbb2 yg nyebabkan qt suuddhon ama orang tsb,misal qt keliatan orang jalan sempoyongan mata merah mulut bau alkohol, apakah salah berprasangka dia minum khomr ????? Makanya dalam kitab Jauharotul luklukiyah syarah Arba’in Nawawiyah disebutkan jangan kita membuat orang lain berprasangka buruk pada kita, sama dengan wahabi dia mengkafir-kafirkan atau membid’ah-bid’ahkan sesuatu yang disepakati ulama secara umum kemudian kita menjelaskan masalah tersebut (seperti yang dilaksanakan forsan salaf) apakah hal tersebut salah ????? dengan dalil kita berkhusnudzon kepada mereka.
    Kepada orang kafir bertawaduk semenjak mereka tidak menghinakan islam, tapi kalo sudah menghinakan islam maka kita akan tegas kepada orang kafir jadi tolong ente kalo nyebutkan pernyataan perjelas pernyataan tersebut, jangan sampai menimbulkan persepsi yang salah bagi kita umumnya orang awam, pelajari dulu abdulloh sebelum ente ngomong.syukron

  17. si miskin ilmu mengatakan:

    kata wahabi kita hrs mengikuti pemahaman salafusholih 3 kurun setelah nabi tp knp mereka selalu sj rujuk ke Albany yg matinya saja baru tahun 1999 di abad modern ini knp yo mas….mohon pencerahanya….

  18. sang pencari kebenaran mengatakan:

    Ass.
    Salam silaturahmi untuk semuanya rekan2 yg ada di web ini. ada yg pengen saya tanyakan mengenai persoalan syariat perempuan. saya mencari2 di berbagai referensi tp tdk menemukan jawabannya. saya pgn menanyakan sebenarnya batasan bagi rambut perempuan yg tdk menyerupai ramput laki-laki smp mana? dan klo tdk salah saya pernah membaca di suatu web yg katanya perempuan dilarang memotong rambutnya, apa itu benar. trus smp mana perempuan maksimal memanjangkan rambutnya agar tidak dikatakan berlebihan? trus satu lagi apa hukumnya bagi perempuan berjilbab yg sering menggelung rambutnya sehingga tampak dari balik jilbabya cepolan rambut yg menggulung. mohon sangat tolong jwb pertanyaan saya tersebut. trmksh sebelumnya.
    Wss.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: