Forsan Salaf

Beranda » Konsultasi Umum » Dakwah Kepada Teman Sejawat

Dakwah Kepada Teman Sejawat

begadangAssalamualaikum.

langsung saja, saya mau tanya bagaimana cara kita dakwah di kalangan sahabat kita yg slalu ketemunya di waktu nongkrong/majlas saja? dan apabila kita pakai busana muslim mereka mala jauh? dan apabila kita jauhi mereka tambah brutal? terimah kasih sebelumya dan ma,af karna saya baru bisa kom.

Wassalam

FORSAN SALAF menjawab :

Berdakwah adalah tugas suci yang menjadi tugas para Nabi beserta pengikut-pengikutnya. Allah SWT befirman kepada Nabi Muhammad SAW dalam Al-Qur’an:

قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي

Katakanlah wahai Muhammad : “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, (Q.S. Yusuf / 108)

Di dalam berdakwah, harus membekali diri terlebih dahulu. Apakah mampu dalam berdakwah kepada orang-orang yang melanggar agama. Artinya jika yakin bahwa akan kekuatan iman dirinya dan aman akan pengaruh orang-orang yang melanggar, maka itu menjadi perkara yang sangat baik. Akan tetapi jika masih meragukan kekuatan imannya serta kekokohan dirinya atas pengaruh, maka jangan sekali-kali berspekulasi atas keselamatan dirinya, karena bisa jadi bukan ia yang merubah mereka yang melanggar, akan tetapi ia yang berubah menjadi orang yang tidak baik. Apalagi jika meyakini dirinya akan terpengaruh, maka hal itu bukanlah hal yang bijak. Sama halnya dengan seorang dokter yang mengobati orang terkena penyakit kudis atau penyakit menular lainnya. Ia pasti mengantisipasi agar tidak tertular dengan cara memakai sarung tangan atau obat yang bisa mematikan bakteri. Namun jika bukan seorang dokter, maka jangan sekali-kali untuk mengobatinya, karena bisa jadi orang yang sakit sembuh tapi ia tertular penyakitnya. Atau sama dengan menolong orang yang tenggelam di lautan, jika dia sebagai perenang yang hebat maka sangatlah baik menyelamatkan orang tersebut. Namun jika dia bukan perenang yang hebat atau bahkan tidak bisa berenang sama sekali, maka jangan sekali-kali berusaha untuk menolongnya, karena bisa jadi orang itu selamat sedangkan dia tenggelam di lautan.

Ringkasnya selamatkan diri anda kemudian keluarga anda lalu orang lain.


4 Komentar

  1. muhammad mengatakan:

    yup betul sekali jangan jadi lilin yang menerangi orang lain tetapi malah dirinya yang terbakar.
    silahkan majlas ama mereka kalau lambat laun mereka anda dapat memengaruhi mereka.
    namun jika anda yang terpengaruh maka sebaiknya anda ambil seribu langkah deh.
    sekian………..

  2. forsan salaf mengatakan:

    jadilah matahari yang terang dan menerangi…
    atau jadilah misk yang harum dan mengharumkan..
    jangan menjadi lilin yang menerangi tapi dirinya terbakar..
    atau jarum menjahit pakaian tapi dirinya tanpa busana..
    atau seperti buku memberikan ilmu kepada pembaca tapi dirinya tidak menguasai ilmu..

  3. maf mengatakan:

    maaf habaib tapi apakah hanya orang seperti ustad, habaib dll. bgaimana hubungannya dgn orang awam, saya lihat (maaf)banyak artis2 yang beralih mendakwah

  4. yayak mengatakan:

    Dakwah islamiyah merupakan kewajiban bagi umat islam mulai kepada diri sendiri, keluarga, saudara, temen, sahabat sampai yg lebih luas. Kalo tdk mampu tentu untuk diri sendiri….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: